joomlarulit.com

Pemerintah diminta taat pada pasal 33 UUD 1945 dalam memutuskan sistem pengembangan kilang di Blok Masela, Laut Arafuru, Maluku. Untuk itu, Lapangan Abadi tersebut harus memberikan kemakmuran pada rakyat khususnya Indonesia Timur.

Kelompok Ahli Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Sugita mengatakan pengembangan Masela juga harus dipikirkan soal industri hilirnya. "Kalau begitu, maka gas Masela itu harus dipandang sebagai unsur yang punya fungsi pengembangan wilayah. Karena kalau tidak, bukan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujar dia di Jakarta, Sabtu (2/1).

Sugita menyebutkan, salah satu industri hilir yang dapat dikembangkan adalah pembangunan pabrik pupuk, yang menggunakan suplai dari sisa gas Masela. "Sisa gas itu bisa untuk produksi pupuk. Berapa ribu petani yang dapat manfaatnya," jelas dia.

Tak hanya itu, kondensat dari kilang Masela juga dapat digunakan untuk industri petrokimia, industri pertahanan, hingga industri tekstil. Sehingga, ribuan rakyat di wilayah tersebut bisa menikmati hasil dari Lapangan Abadi tersebut.

"Kita juga perlu bangun pembangkit listrik. Di daerah sana gelap gulita, bangun listrik sehingga Maluku Selatan bisa terang benderang," tutur dia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Sugita, pengembangan kilang Masela membutuhkan lahan yang besar. Sehingga, pengembangannya lebih cocok diarahkan ke pembangunan kilang di darat bukan menggunakan kapal dengan sistem LNG terapung (floating LNG).

"Oleh karena itu, pengembangan Masela diikuti dengan pembangunan hilir. Dan itu hanya bisa dilakukan di darat (onshore)," pungkas dia.

Sumber: Berita Satu TV

Nilai butir ini
(1 Pilih)
Baca 762 kali
Redaksi Berdikari Center

Alamat Redaksi

The H Tower, 11fl. Unit E, Jl. HR. Rasuna Said Kav20, Jakarta Selatan 12940

E-Mail: redaksi@berdikaricenter.id

Tentang Kami

Berdikari Center (BC) adalah lembaga kajian strategis yang menghimpun pejuang-pemikir dan pemikir-pejuang untuk mengkaji, mengembangkan dan mengimplementasikan konsep-konsep pembangunan nasional berbasis pemikiran Bung Karno tentang Trisakti, Kebangsaan Indonesia, dan Sosialisme Indonesia untuk mencapai negara Republik Indonesia yang merdeka,  bersatu, berdaulat, adil dan makmur
 

Komentar Publik

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…